batu, bom waktu, tajam, mengancam
November21
kamu berucap:
batu. bom waktu. tajam. mengancam.
aku menanggap:
ayo teruskan… apalagi?
bukankah kita sama?
kita? siapa kita?
hanya seonggok daging yang membusuk
tidakkah pernah ku bilang
kita hanyalah jiwa-jiwa yang mencari jalan pulang?
belum sempatkah aku berkata
jalan yang mudah tak pernah ada?
silaukah matamu melihat dunia?
tulikah hatimu akan apa-apa yang ada di muka?
aku adalah dia
dia adalah kamu
tapi bukan kita
masih meragu?
pejamkan mata, dengar nurani
sayup-sayup dia memanggil kita
tutup telinga, jerit hati
dia mulai melantunkan mantra
batu
bom waktu
tajam
mengancam
tiada!
Tawuran Om?
lempar batu sembunyi tangan?
hmm…
hasil *menguping* itu ternyata tidak selalu buruk yaa….
bunuh……
mmm,,
no komeng dah
mengapa tidak:)