cahyono.com

belajar hidup sampai mati

refleksi

November29

kenalkan, namaku cermin. padahal aku ingin menjadi cermin cembung; selalu melebih-lebihkan apa yang diberikan orang lain. saat ada yang memberiku sesuap nasi, aku ingin membalasnya dengan dua suap. bila aku menerima uluran sebuah tangan, aku ingin membantunya dengan kedua tangan. bahkan kalau perlu menggendongnya.

tapi aku juga ingin seperti cermin cekung. mengecilkan, kalau bisa sih menghilangkan. terutama bila aku mendapat perlakuan buruk. tamparan di pipi tak terasa panas dilarut senyum. terbanting jatuh dari tempat tinggi hanya membuatku sejenak menarik napas panjang. dan dalam. luka di hati akan menyadarkan diri untuk membuka lembaran baru hidup ini.

iklas. tanpa pamrih. dendam hanya merusak jiwa.

posted under kehidupan
3 Comments to

“refleksi”

  1. Avatar November 29th, 2008 at 9:41 Itikkecil Says:

    Let it go…


  2. Avatar November 30th, 2008 at 4:05 budi tarihoran Says:

    wuih, mantap kali kata katanya mas.

    kagum saya mas,


  3. Avatar March 10th, 2009 at 8:26 Anney Says:

    Hmm …very nice…sayang sekali gw bukan cermin :D


Email will not be published

Website example

Your Comment: