<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: jangan diam</title>
	<atom:link href="http://cahyono.com/2009/06/jangan-diam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cahyono.com/2009/06/jangan-diam/</link>
	<description>belajar hidup sampai mati</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Dec 2011 17:27:52 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
	<item>
		<title>By: warm</title>
		<link>http://cahyono.com/2009/06/jangan-diam/#comment-262</link>
		<dc:creator>warm</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jun 2009 07:46:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cahyono.com/?p=179#comment-262</guid>
		<description>jangan dikira kite begitu gampang ditakut2i gitu</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>jangan dikira kite begitu gampang ditakut2i gitu</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Risma Hutabarat</title>
		<link>http://cahyono.com/2009/06/jangan-diam/#comment-250</link>
		<dc:creator>Risma Hutabarat</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 12 Jun 2009 04:24:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cahyono.com/?p=179#comment-250</guid>
		<description>Udah tahu kasus yang terbaru? Guru SMK di Sulawesi (kali ini dari Facebook) yang menulis dugaan bahwa pemko melakukan korupsi, dituntut karena dianggap melakukan pencemaran nama baik.

Menurutku, masalah tulisan di dunia maya ini, jangan terlalu dibesar-besarkan. Bisa jadi, setelah komentar di internet itu dibawa ke hukum, masalah yang tersembunyi jadi besar. Jadi perhatian. Coba seandainya pihak-pihak yang dikritik &#039;membiarkan&#039; saja tulisan itu. Toh, hanya kritik, kan belum tentu ada yang menanggapi. Pasti kredibilitasnya tidak akan hancur sebesar sekarang.

Memangnya, sesakti apa sih satu kritik yang dituliskan di internet, sehingga bisa menggoyahkan sebuah lembaga/produk/jasa?? Kecuali kalau yang mengkritik itu seluruh rakyat Indonesia...

Yah, biarkan saja. Atau selesaikan langsung dengan individunya. Kan beres. Jadi, seluruh masyarakat Indonesia tidak harus ikut menuding-nuding dan memperbesar masalah kan? ^_^

Salam kenal</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Udah tahu kasus yang terbaru? Guru SMK di Sulawesi (kali ini dari Facebook) yang menulis dugaan bahwa pemko melakukan korupsi, dituntut karena dianggap melakukan pencemaran nama baik.</p>
<p>Menurutku, masalah tulisan di dunia maya ini, jangan terlalu dibesar-besarkan. Bisa jadi, setelah komentar di internet itu dibawa ke hukum, masalah yang tersembunyi jadi besar. Jadi perhatian. Coba seandainya pihak-pihak yang dikritik &#8216;membiarkan&#8217; saja tulisan itu. Toh, hanya kritik, kan belum tentu ada yang menanggapi. Pasti kredibilitasnya tidak akan hancur sebesar sekarang.</p>
<p>Memangnya, sesakti apa sih satu kritik yang dituliskan di internet, sehingga bisa menggoyahkan sebuah lembaga/produk/jasa?? Kecuali kalau yang mengkritik itu seluruh rakyat Indonesia&#8230;</p>
<p>Yah, biarkan saja. Atau selesaikan langsung dengan individunya. Kan beres. Jadi, seluruh masyarakat Indonesia tidak harus ikut menuding-nuding dan memperbesar masalah kan? ^_^</p>
<p>Salam kenal</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Vicky</title>
		<link>http://cahyono.com/2009/06/jangan-diam/#comment-248</link>
		<dc:creator>Vicky</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 21:20:30 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cahyono.com/?p=179#comment-248</guid>
		<description>Data dan fakta..hm, itu yang susah, Ed. Tapi gw yakin Tuhan pasti punya alasan bagus kenapa uji materi UU ITE kemaren ditolak. Mungkin coz batas antara kritik dan tuduhan tak berdasar itu masih terlalu tipis.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Data dan fakta..hm, itu yang susah, Ed. Tapi gw yakin Tuhan pasti punya alasan bagus kenapa uji materi UU ITE kemaren ditolak. Mungkin coz batas antara kritik dan tuduhan tak berdasar itu masih terlalu tipis.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: setanmipaselatan</title>
		<link>http://cahyono.com/2009/06/jangan-diam/#comment-247</link>
		<dc:creator>setanmipaselatan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2009 15:02:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cahyono.com/?p=179#comment-247</guid>
		<description>ganyang, sodara! ganyang mereka! hahayyy!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ganyang, sodara! ganyang mereka! hahayyy!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

