34

wahai penunggu tujuan akhirku,

terima kasih atas semua yang engkau beri hingga hari ini.

hitam. putih. merah. biru.
pahit. manis. tawa. tangis.

ingatkan aku untuk terus mengingat-mu. dan perjumpaan kita. nanti.

aku masih boleh mengirim do’a ya? oke.

I could have lied

There must be something
In the way I feel
That she don’t want me to feel
The stare she bares cut me
I don’t care
You see so what if I bleed

I could never change
Just what I feel
My face will never show
What is not real

A mountain never seems to have
The need to speak
A look that shares so many seek
The sweetest feeling
I got from you
The things I said to you were true

I could never change
Just what I feel
My face will never show
What is not real

I could have lied I’m such a fool
My eyes could never never never
Keep their cool
Showed her and I told her how
She struck me but I’m fucked up now

But now she’s gone yes she’s gone away
A soulful song
That would not stay
You see she hides ’cause she is scared
But I don’t care
I won’t be spared

I could have lied I’m such a fool
My eyes could never never never
Keep their cool
Showed her and I told her how
She struck me but I’m fucked up now

I could have lied I’m such a fool
My eyes could never never never
Keep their cool
Showed her and I told her how
She struck me but I’m fucked up now

trust

I believe that everything happens for a reason. People change so that you can learn to let go, things go wrong so that you appreciate them when they’re right, you believe lies so you eventually learn to trust no one but yourself, and sometimes good things fall apart so better things can fall together.

Who said it? Marilyn Monroe did.

bukan

bukan sebuah kejutan besar yang melibatkan banyak orang dan kemeriahan,
tak ada kue istimewa atau tiupan terompet,
taburan confetti,
dengan nada warna-warni.

hanya aku,
membawa kotak kecil
diiringi angin malam,
nada sumbang
dan korek api,
meletakkan niat baru di jarimu.

sakitnya cinta

seorang teman pernah mengingatkan, berani bercinta harus pula berani merasakan sakitnya. aku melawan, jika memang cinta, mengapa harus melukai? dia menjawab, karena kita manusia yang tidak sempurna.

memang bukan cinta yang menyakiti, lanjutnya. rasa cinta yang mengisi relung hati dan dipenuhi bahagia seringkali membuat lupa akan ketidaksempurnaan orang lain; pasangan kita. begitu ada perih terasa lebih menyayat dibanding orang-yang-bukan-siapa-siapa yang melakukannya. ada pengharapan untuk hanya merasakan bahagia, menjadi pasangan yang sempurna. padahal rasa tak cuma bahagia. padahal sempurna hanya ada di dongeng. kita hidup di dunia nyata bersama manusia berbagai rupa.

jadi, jangan berani bercinta jika kau tidak siap melewati sakitnya.

nanti

nanti adalah wujud nyata
deretan mimpi-mimpi
beserta harapan
dan kepastian masa lalu

langit biru
dalam taman bunga

yang belum tentu semuanya
dapat hadir bersamaan;
atau malah beberapa tak pernah datang