berlalu

“aku tak mau mencari siapa yang lebih bersalah, mbak. yang pasti memang kami berdualah yang bersalah.”

“lalu?”

“lalu? waktu itu dia menolak untuk bertahan. berkali-kali. hingga akhirnya aku merasa sudah waktunya untuk melepas semua.”

“begitu saja?”

“baginya tak ada alasan yang cukup kuat. dan mengapa sekarang mungkin-akan-lebih-baik? hanya akan menjadi bom waktu. tidak murni. dan aku tak mau tersakiti lagi.”

tigasatu

keadaan begitu berbeda dibanding tahun lalu. [si]apa yang kumiliki sebelumnya kini tak ada. kisah itu sudah berakhir. dan sebaliknya, [si]apa yang bukan milikku kini ada di sampingku. saatnya memulai kisah baru.

terima kasih dan mohon maaf atas segala yang pernah kita lakukan. sekali lagi, terima kasih. terima kasih juga buat orang-orang yang selama ini mendukungku; membantuku berdiri kembali. tenang, ini bukan masalah ereksi. ini cerita hati.

*tulisan berjadwal. sementara saat ini aku ada entah di mana.

yellow cheetah

you are yellow cheetah type, who is earnest, honest and a good natured person well liked by all those people around.
nevertheless, you sometimes like to play tricks like children and therefore, often regarded to be younger than your actual age.
you try to live life truthfully to reach your objective, and are a person of “challenge and seek”.
you are a born successor, and the praise you get is always more than the actual effort you have put in.
yo you are able to reach a good position in your career, and are able to go into any occupation you wish.
your natural sensitivity is briiliant; you have an excellent memory and are full of knowledge on many different fields.
your flamboyant atmosphere attracts opposite sex.
you tend to be a person of pride and little bit self-conscious.
when something unexpected comes up, you can be weak.
but if you can work with the others and do not come up with dogmatic opinion, then ways to overcome the unexpected can be found.
you are prepared to spend money on hobbies, but not on something you are unconvinced.
you are born to be successful in society, but if you tend to be too dogmatic, then that natural fortune will get weaker.
you should be careful especially when you get to the middle age.
you are more suited, and are able to gain success by working on your own, than to work in an organization.

*nyontek dari blog ibu carra

be yourself

i want you for who you are, not the one i want you to be.

i need you for who you are, not the one i need you to be.

you can’t be me. yes, we are different.

be yourself. i love you.

gelas teh

oke, aku mengaku salah telah membuat lubang kecil di kepalanya. aku juga mengaku salah berpikiran untuk menancap tubuhnya dengan sisa beling gelas yang masih kupegang gagangnya sebelum akhirnya seseorang melerai kami.

saat itu aku sedang makan sendirian di pasar kaget. chicken teriyaki. menu sama yang jadi pilihanku 10 tahun lalu. tempat yang sama. entah kalau penjualnya berbeda. pasar ini sepi sebab hanya kagetan. pagi hari jadi pasar sayur, dan sembako, dan sebuah toko emas kecil. mungkinkah para penjual sayur itu yang berdagang makanan malam harinya? hmm bisa jadi…

setelah pesananku datang, aku mulai ritual dengan membuka batang sumpit yang dikondomi plastik. segelas teh manis hangat mendampingi; mengusir belai gerimis di perjalanan tadi. aku suka sekali teh manis hangat. disajikan dalam gelas kaca setinggi kira-kira 15 cm. hangat yang tidak mudah pergi apalagi cuaca dingin.

suap pertama dibuka sejumput sayuran-seperti-salad. lalu nasi. lalu daging yang masih mengepul. lalu nasi lagi. pada suap keempat, ya, aku ingat itu suap nasi keempat sebab masih terasa daging ayam di mulutku, seorang lelaki berdiri di sampingku. jaket hitamnya basah, mungkin habis kehujanan juga. tiba-tiba saja ia menepuk pundak kiri dan membentakku. oh rupanya ia menuduhku sebagai orang yang menyerempet sepeda motornya kemudian kabur. aku menjawab dengan tenang sambil menghabiskan sisa nasi di mulut. kujelaskan apa motorku, rute serta apa yang aku lakukan 2 jam terakhir, sesuai dengan cerita bentakannya. jelas-jelas bukan aku pelakunya. lagipula aku bukan jenis pengecut yang lari saat berbuat salah. tidak, bapak selalu mengajari untuk jadi lelaki yang selalu bertanggung jawab atas semua perbuatan.

lelaki yang aku duga sedikit lebih muda dari aku, mungkin 25, tetap ngotot bahwa dia mengenali motorku dan aku pelakunya. masih sabar aku jelaskan sekali lagi. dua kali. saat cerita ketigaku ia masih saja ngotot, aku gusar. sontak aku berdiri, berhadapan dengannya. otakku mulai berhitung. badannya lebih besar dariku. tinggi badan sama. mari kita lanjutkan, bung, ucapku dalam hati. kuraih gelas teh manis hangat dengan tangan kanan.

nada suaraku menanjak. aku bersikeras bahwa aku bukan pelakunya dan aku tidak mau tahu dengan urusannya. sementara dia bertahan meminta aku membayar kerusakan yang diderita. tangannya mulai mendorong tubuhku. aku tak terima namun masih bisa sabar. pelayan dan beberapa orang pedagang sudah di sekeliling kami. saat itulah marahku tak tertahan. saat ia menunjuk-nunjuk mukaku. tangan kananku melayang menuju kepalanya. prak! gelas teh manis hangat yang setengah penuh bertumbukan dengan kepala lelaki itu. ia kaget dan menjauh sambil memegangi dahi. darah mengalir. sedikit. makin banyak. mungkin hendak membalas, ia melompat ke arahku. aku siap menyambut dengan beling tajam sisa gelas yang terpecah tadi. tepat saat itu seorang laki-laki menyeruak dan melerai kami. wajahnya berkelebat di tumpukan kenangan.

wajah yang akrab namun terpisah saat aku berumur 10 tahun: adik angkatku!

(bersambung, entah kapan…)

untitled

di lautan asmara
gelombang rindu menyapu
pada batu karang kesetiaan
tersisa pasir penantian

di pantai kemesraan
membadai kenangan
menjilati bersama pasang laut
mencumbu lumut birahi
meniti buih

saat purnama
kau tiba

karena begitulah
aku garam putih
tak mungkin pisah
dari laut birumu

(senopati pamungkas – arswendo)

trust

there’s no-one left in the world
that i can hold onto
there is really no-one left at all
there is only you
and if you leave me now
you leave all that we were
undone
there is really no-one left
you are the only one

and still the hardest part for you
to put your trust in me
i love you more than i can say
why won’t you just believe?

(the cure)

satu tambah satu

konon dengan mudah kita akan mengatakan hasilnya adalah dua. sejak kecil kita diajak terbiasa menghapalnya.

padahal tak pernah semudah itu. ada proses (matematika) yang rumit dan hanya diketahui oleh orang-orang yang bergeliat di dalamnya.