getar itu

tunggu sebentar! rasanya ada getaran. tak banyak yang tahu sebelah sini. mungkin dia. ya, mungkin dia berusaha menghubungi aku.

tapi aku tak bisa berhenti sekarang. aku harus meneruskan perjalanan ini. setibanya di tujuan barulah aku bisa melihatnya lagi.

ah bukan, bukan getar itu. ternyata hanya pikiran-yang-menunggu.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.