terlalu nyaman

bertahun sudah aku berada di tempat ini. nyaris tanpa geliat. terima saja semua. berusaha maksimalkan waktu yang ada.

ya, waktu. waktu berjalan dengan cuek, tak pernah bertanya apa kabarku. atau aku yang terbenam dengan suasana?

terasa degdegan saat ku menggeliat kecil. nyaris tak berani menapakkan langkah. tapi ya… harus dipaksa.

usaha dan doa. semoga tikungan yang tepat. dan semoga berhasil di tikungan berikutnya

1 thought on “terlalu nyaman”

  1. semua itu, asal ada niat, usaha, dan doa pasti bisa dilakukan…tapi setelah ketiga hal itu dijalankan, masih ada satu hal lagi yaitu ikhlas…ikhlas apapun hasilnya nanti, itu yang memang pantas didapatkan..semangat, om! ๐Ÿ˜€

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.